Inti Sel dan Ribosom

Print
Published on Monday, 07 November 2011 Written by Miftahul Ilmi


Inti Sel sebagai Pusat Pengendalian Sel

Sel merupakan sebuah pabrik yang sangat sibuk. Sel menghasilkan, memecah, dan mendistribusikan berbagai senyawa, serta menghasilkan energi. Namun siapa, atau apa, yang mengendalikan semua kegiatan tersebut? Jawabannya adalah inti sel.

Inti sel mengandung sebagian besar DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) yang dimiliki oleh sel, sebagian kecil DNA berada di mitokondria dan kloroplas. DNA merupakan cetak biru dan buku manual dari sel mengendalikan seluruh fungsi dan aktivitas sel. Pada manusia terdapat 46 molekul DNA yang kalau dibentangkan memiliki panjang kurang lebih dua meter, namun dengan pengemasan yang sangat efisien, seluruh molekul tersebut dapat disimpan dalam inti sel yang hanya berdiameter 5 µm.

Saat sel tidak sedang membelah, DNA akan berupa gulungan benang kusut yang disebut kromatin. Saat akan membelah, DNA akan digandakan sehingga setiap sel baru yang dihasilkan akan memiliki molekul DNA yang identik. Dalam proses pembelahan, kromatin akan dipadatkan menjadi struktur yang kita kenal dengan kromosom. Topik ini akan dibahas lebih lanjut dalam artikel selanjutnya.

Inti sel dibungkus oleh membran inti yang memiliki banyak pori. Membran tersebut, seperti membran sel,  berfungsi mengatur transportasi masuk dan keluar inti sel. Membran inti juga terhubung dengan organel bermembran lainnya, yaitu retikulum endoplasma.

Di dalam inti terdapat lokasi khusus tempat rRNA (ribosomal Ribo Nucleic Acid) diproduksi, lokasi tersebut dinamakan anak inti (nucleolus). rRNA, bersama dengan protein, merupakan pembentuk ribosom yang memiliki fungsi sebagai mesin pembuat protein. Selain rRNA, inti sel juga memproduksi mRNA (messenger RNA, RNA pembawa pesan) yang berfungsi membawa perintah pembuatan protein dari DNA menuju ribosom.

 

Ribosom Merupakan Mesin Pembuat Protein

Apabila inti sel merupakan pusat pemerintahan, maka ribosom adalah mesin yang akan menjalankan perintah tersebut. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, ribosom dibuat di dalam anak inti di mana rRNA diproduksi kemudian digabungkan dengan protein yang dibawa dari luar inti. Gabungan rRNA dan protein tersebut, dinamakan subunit ribosom, kemudian dikeluarkan dari inti dan kemudian akan bergabung dengan subunit lainnya untuk membentuk ribosom yang fungsional. Setiap ribosom merupakan gabungan dari dua subunit, salah satu lebih besar ukurannya dari yang lainnya.

Berdasarkan lokasinya di dalam sel, ribosom terbagi menjadi dua, yaitu ribosom bebas yang tersuspensi di dalam cairan sel (sitoplasma); dan ribosom terikat yang melekat di permukaan retikulum endoplasma dan membran inti. Kedua macam ribosom tersebut identik satu sama lain dan dapat saling bertukar tempat.

Sebagian besar protein yang dibuat oleh ribosom bebas berfungsi di dalam sitoplasma sel, sedangkan protein yang dibuat oleh ribosom terikat akan diselipkan ke dalam membran, disimpan di dalam organel, atau dikeluarkan dari sel.

Sumber artikel: Reece, J.B. et al. 2011. Campbell Biology: Concepts and connections. 7th ed. Pearson Benjamin Cummings, San Fransisco.

Get a better hosting deal with a hostgator coupon or play poker on party poker
Copyright 2011 biosains.net - Inti Sel dan Ribosom.
Joomla Templates by Wordpress themes free